PENGARUH SUHU AIR SEDUHAN SIMPLISIA DAUN AIR MATA PENGANTIN (Antigonon leptopus) TERHADAP KADAR FLAVONOID TOTAL DAN KEKUATAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN


Karina Lona Rama Awang ,
2026 | Skripsi | Farmasi

Abstrak

Radikal bebas bersifat sangat reaktif dan memicu stres oksidatif penyebab
gangguan degeneratif, sedangkan antioksidan menetralkannya melalui donasi
elektron. Daun air mata pengantin mengandung flavonoid beraktivitas antioksidan
yang kestabilannya dipengaruhi suhu penyeduhan. Penelitian ini menganalisis
pengaruh suhu 70°C, 85°C, dan 100°C selama 15 menit terhadap kadar flavonoid
total dan aktivitas antioksidan seduhan Antigonon leptopus sebagai dasar penentuan
suhu penyeduhan optimal bagi pemanfaatan tanaman obat oleh masyarakat
Indonesia luas.
Tahapan penelitian meliputi determinasi tanaman, pembuatan simplisia,
standarisasi spesifik (identitas, organoleptik, kadar senyawa larut dalam air, kadar
senyawa larut etanol) dan standarisasi nonspesifik (kadar air, susut pengeringan,
kadar abu, kadar abu tidak larut dalam asam), penyeduhan simplisia, penetapan
kadar flavonoid total menggunakan metode kolorimetri dengan reagen AlCl₃, serta
uji aktivitas antioksidan menggunakan metode kolorimetri dengan reagen DPPH
(2,2-difenil-1-pikrilhidrazil).
Hasil karakterisasi simplisia menunjukkan kadar air sebesar 7,15% ± 0,25,
susut pengeringan 8,06% ± 0,18, kadar abu total 6,58% ± 1,76, dan kadar abu tidak
larut asam 5,29% ± 0,18. Kadar sari larut air sebesar 11,86% ± 0,42, sedangkan
kadar sari larut etanol sebesar 28,82% ± 1,54. Hasil skrining fitokimia pada seluruh
variasi suhu menunjukkan seduhan daun air mata pengantin positif mengandung
flavonoid, fenolik, tanin, dan alkaloid. Kadar flavonoid pada suhu penyeduhan
70°C, 85°C, dan 100°C masing-masing sebesar 21,91±2,36 mgEK/g; 21,33±0,28
mgEK/g; dan 21,26±2,42 mgEK/g. Variasi suhu penyeduhan tidak memberikan
pengaruh yang signifikan terhadap kadar flavonoid total (nilai p = 0,906). Namun
demikian, aktivitas antioksidan menunjukkan perbedaan bermakna (nilai p =
0,007). Aktivitas antioksidan yang lebih kuat diamati pada perlakuan di temperatur
70°C dan 100°C, yang ditandai dengan nilai IC₅₀ yang lebih rendah, yaitu masing-
masing 66,19±2,84 ppm dan 69,20±2,36 ppm. Sebaliknya, pada suhu 85°C aktivitas
antioksidan lebih lemah dengan nilai IC₅₀ yang lebih tinggi, yaitu 76,76±2,67 ppm.
Dengan demikian, suhu penyeduhan berpengaruh terhadap aktivitas antioksidan,
tetapi tidak memengaruhi kadar flavonoid total pada seduhan daun Antigonon
leptopus.

Keyword : Daun Air Mata Pengantin, Flavonoid, Suhu Seduhan, Antioksidan,
Dokumen
1. Abstract