Implementasi Augmented Reality dalam Pengembangan Media Pembelajaran Biologi di Tingkat Sekolah Menengah Pertama
Kemajuan tekonologi digital mendorong perluasan inovasi dalam proses pembelajaran, terutama untuk konsep-konsep abstrak seperti pembelajaran fotosintesis. Siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi ini karenamelibatkan proses kimia yang cukup rumit dan tidak dapat dilihat secara langsung. Upaya alternatif dalam menangani permasalahan tersebut adalahmelalui proses perancangan dan pengembangan media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR) yang memvisualisasikan proses fotosintesis dalam bentuk 3D yang interaktif dan mudah dipahami. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan model pengembangan Multimedia Development Live Cycle (MDLC) yang terdiri dari lima tahapan: Consept (Pengonsepan), Design (Perancangan), Material Collecting (Pengumpulan Materi), Assembly (Pembuatan), dan Testing (Pengujian).