Matahari merupakan sumber energi utama bagi kehidupan, namun paparan sinar ultraviolet (UV) yang berlebihan dapat menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan kulit, seperti penuaan dini, hiperpigmentasi, serta peningkatan risiko kanker kulit akibat pembentukan radikal bebas. Daun ketapang (Terminalia catappa L.) diketahui mengandung senyawa metabolit sekunder berupa flavonoid, fenol, alkaloid, saponin, dan tanin yang berpotensi sebagai antioksidan dan tabir surya alami. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasi krim tabir surya ekstrak etanol 96% daun ketapang dengan variasi konsentrasi 3% (F1), 5% (F2), dan 7% (F3), serta mengevaluasi mutu fisik, aktivitas antioksidan, dan nilai Sun Protection Factor (SPF).
Daun ketapang diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96% dan dilakukan skrining fitokimia. Ekstrak diformulasikan menjadi sediaan krim tipe minyak dalam air (M/A). Evaluasi mutu fisik meliputi uji organoleptik, pH, homogenitas, daya sebar, daya lekat, viskositas, dan tipe krim. Aktivitas antioksidan diuji menggunakan metode DPPH untuk menentukan nilai IC₅₀, sedangkan nilai SPF ditetapkan secara in vitro menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk mutu fisik dan SPF, serta analisis statistik menggunakan One Way ANOVA untuk mengetahui perbedaan nilai IC₅₀ antar formula.
Hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak etanol 96% daun ketapang mengandung flavonoid, fenol, alkaloid, saponin, dan tanin. Seluruh formula krim memiliki karakteristik organoleptik yang baik, pH sesuai dengan pH kulit, homogen, serta memenuhi persyaratan daya sebar, daya lekat, dan viskositas, dengan tipe emulsi minyak dalam air (M/A). Nilai SPF sediaan F0, F1, F2, dan F3 berturut-turut sebesar 0,5; 10; 12; dan 14 yang termasuk kategori perlindungan rendah. Nilai IC₅₀ yang diperoleh yaitu 479,50 ± 1,36 ppm (F1), 261,69 ± 0,92 ppm (F2), dan 47,66 ± 1,29 ppm (F3). Formula F1 dan F2 menunjukkan aktivitas antioksidan sangat lemah, sedangkan Formula F3 memiliki aktivitas antioksidan sangat kuat. Uji One Way ANOVA menunjukkan perbedaan bermakna nilai IC₅₀ antar formula (p < 0,05).