Profil penyimpanan Obat Berdasarkan Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek K-24 HOS Cokroaminoto Yogyakarta


Veviani Sasda , Yosua Adi Kristariyanto, Ph.D , apt. Ellsya Angeline Rawar, M.Pharm.Sci. ,
2021 | Skripsi | Farmasi

Abstrak

Standar operasional pelayanan farmasi di apotek menurut Permenkes Nomor 73 Tahun 2016 mencakup dua aspek utama, yaitu pelayanan farmasi klinik dan pengelolaan sediaan farmasi, alat kesehatan, dan bahan medis habis pakai. Kegiatan pengelolaan ini meliputi proses perencanaan, pengadaan, penerimaan, penyimpanan, pemusnahan, pengendalian, serta pencatatan dan pelaporan. Penyimpanan obat harus sesuai dengan Permenkes Nomor 73 Tahun 2016, yang dirancang untuk memastikan kualitas, keamanan, dan efektivitas obat selama penyimpanan, sekaligus melindungi pasien dari penggunaan obat yang tidak tepat.
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem penyimpanan obat di Apotek K-24 HOS Cokroaminoto Yogyakarta dengan harapan dapat meningkatkan kualitas pelayanan obat di apotek. Metode penelitian ini menggunakan metode observasi langsung pada sistem penyimpanan obat dengan dengan menginput hasil pengamatan dalam tabel observasi yang telah dibuat dalam file Microsoft Excel.
Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan, didapatkan hasil bahwa persentase implementasi penyimpanan obat di Apotek K-24 HOS Cokroaminoto Yogyakarta memiliki nilai rata-rata 90,23% dengan kriteria "Sangat Baik". Hal ini menunjukkan bahwa Apotek K-24 HOS Cokroaminoto Yogyakarta telah memenuhi standar penyimpanan berdasarkan Permenkes Nomor 73 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek.

Keyword : Apotek, Penyimpanan Obat, Pelayanan Kefarmasian,
Dokumen
1. Abstract