PROFIL SKRINING ADMINISTRATIF RESEP ANTIBIOTIK DI APOTEK K-24 PURWOMARTANI YOGYAKARTA PERIODE JANUARI - MARET 2025


Lilya Cecillia Arunde , Yosua Adi Kristariyanto, Ph.D , apt. Novena Adi Yuhara, M.Pharm.Sci. ,
2025 | Skripsi | Farmasi

Abstrak

Apotek merupakan sarana pelayanan kefarmasian tempat dilakukan praktek kefarmasian oleh apoteker yang memiliki tujuan memastikan penggunaan obat yang aman dan efektif. Pelayanan farmasi klinik mencakup pelayanan resep pengkajian resep yang meliputi skrining administartif, skrining farmasetik dan klinis.
Resep yang tidak lengkap secara administratif dapat mengganggu meningkatkan risiko kesalahan pemberian obat. Skrining administratif merupakan langkah penting dalam memastikan keabsahan dan kelengkapan resep sebelum dilanjutkan ke tahap penyiapan obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi profil kelengkapan aspek administratif pada resep antibiotik yang masuk ke ApotekK-24 Purwomartani Yogyakarta selama periode Januari hingga Maret 2025.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan retrospektif. Resep dianalisis berdasarkan parameter administratif meliputi: usia, jenis kelamin, berat badan, alamat pasien, SIP dokter, alamat praktik dokter, nomor telepon dokter, dan paraf dokter. Hasil pengamatan 124 resep antibiotik di ApotekK-24 Purwomartani periode Januari-Maret 2025, diketahui masih banyak terdapat ketidaklengkapan penulisan resep. Rata-rata ketidaklengkapan administratif adalah sebagai berikut: usia (21,95%), jenis kelamin (71,10%), berat badan (93,95%), alamat pasien (86,4%), SIP dokter (37,90%), alamat praktik dokter (12,05%), nomor telepon dokter (22,85%), dan paraf dokter (96,45%). Ketidaklengkapan tertinggi terdapat pada aspek penulisan berat badan dan paraf dokter. Hal ini menunjukkan perlunya peningkatan kepatuhan penulisan resep oleh tenaga medis serta pentingnya peran apoteker dalam melakukan skrining administratif secara teliti untuk menjamin mutu pelayanan kefarmasian dan keselamatan pasien.

Keyword : Apotek K-24, Resep Antibiotik, Skrining Admnistratif, Kelengkapan Resep, Ketidaklengkapan Resep,
Dokumen
1. Abstract