Efektivitas Ekstrak Daun Miana (Coleus scutellarioides (L) Benth.) dalam Pembuatan Krim sebagai Penyembuh Luka Sayat pada Mencit (Mus musculus)


Fidya Felicia Adelheid Tataung , apt. Sarah Puspita Atmaja, M.Farm.Klin. , apt. Aloysia Yossy Kurniawaty, M.Pharm.Sci. ,
2024 | Skripsi | Farmasi

Abstrak

Luka merupakan suatu kerusakan jaringan pada tubuh atau hilangnya kesatuan anatomi jaringan. Luka pada tubuh dapat menimbulkan rasa sakit, rasa tidak nyaman, kerusakan jaringan, dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Salah satu contoh luka terbuka yaitu, luka sayatan yang terdapat robekan linier pada kulit dan jaringan di bagian bawah. Luka sayat merupakan luka yang terjadi karena teriris oleh suatu alat perkakas yang tajam. Proses penyembuhan luka dapat melalui fase inflamasi, proliferasi, dan maturasi. Daun Miana (Coleus scutellarioides (L) Benth.) memiliki khasiat bagi kesehatan yang baik serta dapat menyembuhkan luka. Daun Miana mengandung senyawa flavonoid, saponin, dan tanin yang dapat menyembuhkan luka. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui efektivitas ekstrak daun miana dalam krim terhadap penyembuhan luka sayat pada mencit (Mus musculus), kandungan senyawa fitokimia, dan kualitas fisik krim.
Ekstrak daun miana dilakukan dengan menggunakan metode perkolasi dengan pelarut etanol 96%. Ekstrak daun miana dibagi menjadi 3 konsentrasi (20%, 40%, dan 80%). Penelitian ini termasuk dalam penelitian eksperimental in vivo dengan menggunakan 25 ekor mencit jantan yang dibagi menjadi 5 kelompok yaitu kontrol positif (betadine krim), kontrol negatif (basis krim), konsentrasi 20%, 40%, dan 80%. Mencit dianestesi menggunakan fenobarbital (IP) diberi perlakuan luka sayat dengan panjang 10 mm dan kedalaman 2 mm. Krim ekstrak daun miana dioleskan satu kali sehari pada punggung mencit sebanyak ±0,1 gram tiap kelompok, pengamatan dilakukan selama 14 hari dengan mengukur persentase penyembuhan luka sayat. Data hasil persentase penyembuhan luka sayat dianalisis menggunakan SPSS.
Hasil yang diperoleh yaitu ekstrak daun miana mengandung flavonoid, saponin, dan tanin. Krim ekstrak daun miana memenuhi standar kualitas fisik sediaan krim. Formula konsentrasi 80% lebih efektif dalam penyembuhan luka dibandingkan konsentrasi 20% dan 40%. Waktu penyembuhan pada Formula 80% sempurna dalam waktu 7,6 hari, formula 20% dan 40% membutuhkan waktu hingga 9 hari.

Keyword : Kata Kunci: Luka Sayat, Daun Miana (coleus Scutellarioides (l) Benth.), Penyembuh Luka.,
Dokumen
1. Abstract