Hipertensi merupakan kondisi saat seseorang mengalami peningkatan tekanan
darah sistolik sebesar 140 mmHg dan diastolik 90 mmHg. Hipertensi dibagi menjadi
dua yaitu hipertensi primer dan hipertensi sekunder. Penyakit hipertensi menyebabkan
berbagai komplikasi. Prevalensi hipertensi di Indonesia tahun 2023 sebesar 30,8 %,
akibat terjadinya hipertensi dapat menyebabkan morbiditas yang disebabkan oleh
hipertensi sebesar 22,2% pada tahun 2023. Evaluasi Drug Related Problems (DRPs)
bertujuan untuk mendapatkan hasil terapi yang sesuai dan diinginkan. Klasifikasi DRPs
yang dilakukan berpedoman pada Pharmaceutical Care Network Europe Foundation
(PCNE). Tujuan penelitian tersebut adalah melakukan Evaluasi DRPs pasien hipertensi
dengan komplikasi pada instalasi rawat jalan di Rumah Sakit Kristen Ngesti Waluyo
Temanggung sebagai bahan dalam penanganan kejadian DRPs pasien hipertensi
dengan komplikasi.
Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan desain
retrospektif pada dokumen rekam medik instalasi rawat jalan di Rumah Sakit Kristen
Ngesti Waluyo Temanggung periode Desember 2023 sampai Agustus 2024 dengan
kriteria inklusi yaitu pasien yang didiagnosa hipertensi dengan komplikasi arteri
koroner, ginjal kronik, gagal jantung, fibrasi atrial dan kriteria eksklusi pada pasien
dengan data pemeriksaan tidak lengkap, hilang dan tidak jelas. Penelitian dilakukan
pada bulan Oktober 2024.
Hasil penelitian diperoleh 45 pasien dengan DRPs+ sebanyak 24 pasien
(53,4%), dengan jumlah penyebab kasus DRP terjadi karena pemilihan obat yang tidak
tepat (91,17%), pemilihan dosis tidak tepat (8,83%), potensi masalah yang terjadi
adalah kejadian obat yang tidak efektif pada pasien sebesar (11,76%), pengobatan tidak
aman sebesar (29,42%) dan lainnya (pengobatan yang tidak diperlukan) sebesar
(58,82%). Kesimpulannya adalah kejadian DRPs masih terjadi di RSK Ngesti Waluyo
Temanggung dengan penyebab Kasus DRPs paling banyak terjadi karena pemilihan
obat yang tidak tepat, dengan potensi masalah paling banyak yakni pada bagian
lainnya.