UJI AKTIVITAS ANTIPIRETIK DAN ANALGESIK EKSTRAK DAUN TEMPUYUNG (Sonchus arvensis L.) TERHADAP MENCIT JANTAN (Mus musculus) GALUR SWISS WEBSTER


Syalomita Chornelia Lahope , apt. Sarah Puspita Atmaja, M.Farm.Klin. , Yosua Adi Kristariyanto, Ph.D ,
2025 | Skripsi | Farmasi

Abstrak

Penggunaan rutin parasetamol dan ibuprofen sebagai antipiretik tidak disarankan oleh World Health Organitation (WHO) karena risiko efek samping toksik. Analgesik meredakan nyeri akibat kerusakan jaringan atau inflamasi. Obat non-opioid seperti parasetamol populer karena tidak adiktif, namun harus digunakan secara tepat dan dengan dosis yang sesuai untuk mencegah toksisitas. Alternatif seperti daun tempuyung (Sonchus arvensis L.) banyak digunakan karena kandungan flavonoid, alkaloid, saponin, tanin, steroid dan triterpenoid yang mengatasi demam dan mengurangi nyeri.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji efek antipiretik dan analgesik ekstrak daun tempuyung (Sonchus arvensis L.) dalam menurunkan suhu tubuh dan meredakan nyeri, serta menentukan dosis efektifnya. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental in vivo pada mencit yang dengan dosis ekstrak daun tempuyung 200 mg/kg BB, 300 mg/kg BB, dan 400 mg/kg BB. Demam diinduksi dengan pepton 12,5% dan nyeri dengan asam asetat 1%. Suhu diukur dengan termometer dan nyeri dianalisis berdasarkan jumlah geliat setiap 5 menit. Data dianalisis dengan uji Paired Sample t-test untuk efek antipiretik dan persamaan persentase daya analgesik untuk efek analgesik.
Hasil menunjukkan ekstrak daun tempuyung memiliki efek antipiretik dan analgesik yang signifikan. Terdapat perbedaan signifikan penurunan suhu tubuh setiap 30 menit pada kontrol positif, dan semua dosis ekstrak daun tempuyung. Pada kontrol negatif, penurunan suhu signifikan terjadi antara menit ke 30 dan 60, 60 dan 90, serta 90 dan 120. Perbedaan signifikan terlihat antara kontrol positif dan dosis I 200 mg/kg BB, tetapi tidak terdapat perbedaan signifikan efektivitas antipiretik pada dosis II 300 mg/kg BB dan dosis III 400 mg/kg BB. Tidak ada perbedaan signifikan juga antar kelompok pada dosis I 200 mg/kg BB dengan dosis II 300 mg/kg BB dan dosis III 400 mg/kg BB. Dalam uji analgesik, terdapat perbedaan signifikan efektivitas analgesik antar kelompok perlakuan kecuali antara kontrol positif dan dosis I 200 mg/kg BB.
 

Keyword : Antipiretik, Analgesik, Ekstrak Daun Tempuyung (sonchus Arvensis L.), Mencit,
Dokumen
1. Abstract