Pengaruh Kombinasi Infusa Daun Kelor (Moringa oleifera L) Dan Glibenklamid Terhadap Kadar Gula Darah Pada Mencit (Mus musculus) Galur Swiss Webster


Charol Wuda Lingngu , apt. Sarah Puspita Atmaja, M.Farm.Klin. , apt. Aloysia Yossy Kurniawaty, M.Pharm.Sci. ,
2025 | Skripsi | Farmasi

Abstrak

INTISARI

Diabetes mellitus (DM) adalah penyakit kronis yang berkembang ketika fungsi pankreas tidak normal dalam memproduksi insulin. Obat kimia yang digunakan untuk pengobatan diabetes adalah glibenklamid (sulfonilurea). Selain penggunaan obat kimia, herbal seperti daun kelor (Moringa oleifera L) juga dimanfaatkan untuk menurunkan glukosa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek kombinasi infusa daun kelor dan glibenklamid terhadap penurunan gula darah pada mencit yang diinduksi aloksan.
Penelitian ini merupakan eksperimental in vivo menggunakan mencit (Mus musculus) yang dibagi dalam 5 kelompok. Semua kelompok dilakukan pemeriksaan gula darah awal menggunakan strip glukosa, mencit diinduksi aloksan 125 mg/kgBB dan larutan glukosa 20% yang diberikan 30 menit setelah pemberian aloksan. Gula darah diperiksa lagi setelah 24 jam dan dikatakan hiperglikemia jika >166,6 mg/dl. Perlakuan diberikan selama 14 hari yaitu kontrol negatif diberikan Na cmc 0,5%, kontrol positif diberikan glibenklamid 0,65 mg/kgBB, kombinasi 1 diberikan kombinasi infusa daun kelor 103,1 mg/kgBB dan glibenklamid 0,65 mg/kgBB, kombinasi 2 diberikan kombinasi infusa daun kelor 206,2 mg/kgBB dan glibenklamid 0,65 mg/kgBB dan kombinasi 3 yaitu kombinasi infusa daun kelor 412,4 mg/kgBB dan glibenklamid 0,65 mg/kgBB. Gula darah diperiksa kadar gula pada hari ke-2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, dan 15, lalu dianalisis menggunakan uji paired sampel t-test, ANOVA, dan pearson.
Hasil penelitian didapatkan adanya perbedaan signifikan penurunan kadar gula darah harian pada masing-masing kelompok yaitu kombinasi 1 (hari ke-1 dan hari ke-2), kombinasi 2 (hari ke-2 dan hari ke-3), dan kombinasi 3 (hari ke-1 dan hari ke-15). Penurunan kadar gula darah antar kelompok pada semua kelompok antara hari ke-1 dan hari ke-15 tidak terdapat perbedaan signifikan. Peningkatan dosis infusa daun kelor tidak terdapat korelasi terhadap penurunan kadar gula darah.

Keyword : Kata Kunci : Diabetes Melitus, Glibenklamid, Daun Kelor, Kadar Gula Darah,
Dokumen
1. Abstract