Diabetes merupakan penyakit kronis tidak menular yang ditandai dengan meningkatnya kadar glukosa dalam darah. Metformin dan Daun jambu biji merupakan obat yang banyak digunakan masyarakat dalam pengobatan diabetes. Namun jika dikombinasikan dapat berpengaruh pada efektivitas kedua obat tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pemberian kombinasi infusa daun jambu biji dan metformin terhadap aktivitas antidiabetes.
Penelitian ini mengunakan 25 ekor mencit yang dibagi dalam 5 kelompok yaitu kontrol negatif (Na- CMC 1%), kontrol positif (metformin 1,3 mg/30 g BB) dan kelompok perlakuan kombinasi infusa daun jambu biji dan metformin dengan konsentrasi 10%,15% dan 20%. Setiap kelompok akan diukur kadar gula dalam darah mengunakan glukometer. Kemudiaan diberikan induksi aloksan sampai gula darah mencit > 166 mg/dl. Lalu jika mencit sudah mengalami diabetes maka diberikan perlakuan selama 2 minggu. Data dari penelitian ini akan dianalisis dengan uji Paired sampel t-test dan uji ANOVA.
Hasil penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan bermakna secara statistik pada penurunan gula darah untuk masing -masing kelompok perlakuan yang diukur pada hari 1 sampai 7 dan hari 14 (kontrol positif, kontrol negatif, dosis 1 dan dosis 3) pada hari 14. Dosis 2 ditemukan menurunkan kadar gula darah secara signifikan. Penelitian ini juga menemukan bahwa penurunan gula darah dari setaip perlakuan didapatkan perbedaan bermakna pada hari ke 14. Terdapat kemungkinan bias hasil penelitian yang disebabkan oleh kesulitan dalam memberikan infusa dan kontrol secara oral kepada hewan uji mencit. Kejadian muntah sesaat setelah dimasukkan kepada mencit sehingga menyebabkan dosis yang masuk tidak seperti yang diharapakan. Kesimpulan yang dirumuskan adalah dosis 2 memberikan hasil yang terbaik dan pengunaan infusa daun jambu biji baru menimbulkan efek penurunan gula darah yang signifikan pada hari ke 14